Pada beberapa tahun lalu penggunaan nitrogen pada ban masih terbilang mahal dan banyak yang tidak mengetahui manfaat pentingnya.
Tapi pada saat ini harga pengisian nitrogen pada ban kendaraan
terbilang sangat terjangkau. Mengingat nitrogen sebelumnya dipakai pada
ban pesawat ulang-alik dan ban pesawat terbang komersil. Tidak hanya
itu, ban mobil balap, semua kendaraan militer, truck dan mobil-mobil
off-road juga andalkan nitrogen ketimbang oksigen biasa.
Bagi yang belum mengetahui manfaat dan keuntungan nitrogen pada ban
kendaraan. Berikut ini adalah beberapa fakta dari penggunaan nitrogen:
1. Stabil
Dengan menggunakan nitrogen, maka tekanan angin ban akan menjadi lebih
stabil. Hal ini dikarenakan partikel molekul nitrogen lebih besar dari
molekul oksigen. Sehingga dengan begitu lebih sulit untuk keluar dari
pori-pori ban.
2. Irit BBM
Pengisian nitrogen pada ban juga dapat menjadikan irit bahan bakar.
Menurut hasil riset dari Asosiasi Produsen Ban di Amerika, 1 dari 5
mobil di jalan rata-rata paling sedikit 1 ban yang memiliki tekanan
angin yang kurang.
Hasil riset juga menyimpulkan bahwa ban yang memiliki tekanan angin
maksimal, tapak ban akan menempel lebih sempurna di permukaan jalan.
Sehingga dengan hal ini dapat mengiritkan bahan bakar hingga 3,3 persen.
3. Handling
Keuntungan selanjutnya adalah kendaraan lebih mudah dikendalikan. Hal
ini dikarenakan telapak ban lebih menempel secara merata pada permukaan
jalan. Tak hanya itu saja, ban juga memiliki daya cengkeram lebih baik.
Sehingga lebih aman pada segala macam kondisi jalan kering maupun basah.

Dampak kurangnya tekanan angin pada ban
4. Temperatur Ban
Nilai lebih lainnya adalah suhu nitrogen lebih rendah dibanding oksigen.
Dengan memakai nitrogen, suhu udara dalam ban akan lebih stabil, tidak
naik turun. Sehingga ban juga terhindar dari risiko ban meledak karena
kepanasan.
5. Umur Ban
Jika menggunakan oksigen dapat menyebabkan karet ban menjadi cepat tua
dan keras karena proses oksidasi. Apalagi kalau ditambah dengan kualitas
karet ban yang kurang baik. Jadi dengan menggunakan nitrogen untuk ban
produksi Indonesia sangat berguna.
Sebab pabrik ban di Indonesia rata-rata hanya memberikan garansi
antara 3-5 tahun. Sedang ban impor, rata-rata bergaransi pabrik hingga
10 tahun. Bahkan beberapa pabrik ban mengatakan bahwa menggunakan
nitrogen dapat meningkatkan umur ban hingga 25 persen.
6. Perawatan
Ban yang diproduksi sekarang ini rata-rata telah dibuat dengan menggunakan penguat kawat baja (
steel belted).
Sehingga saat ban bocor karena paku dan kemudian ditambal lalu diisi
oksigen maka bisa membuat kawat baja pada ban berkarat. Hal ini
dikarenakan oksigen dapat berubah menjadi titik-titik air pada saat suhu
ban naik atau panas. Dan jika dibiarkan bisa merusak ban dan kembali
bocor.
Note: Kalau ban bocor dan setelah ditambal sebaiknya diisi dengan
nitrogen. Dengan nitrogen ban akan lebih awet karena tidak mengandung
air.
7. Anti Karat
Karena oksigen mengandung air juga dapat membuat velg berkarat, terutama
velg standard yang terbuat dari besi. Sedangkan nitrogen dapat menjaga
velg agar tetap awet dan terawat.
8. Pentil
Ancaman selanjutnya apabila menggunakan oksigen pada ban juga bisa
membahayakan pentil ban model tubeless. Pentil ban tubeless, baik model
karet maupun besi, bisa berkarat karena kandungan air pada oksigen.
Pentil karet, sekalipun pada bagian dalamnya tetap terbuat dari besi
atau metal. Karet bagian dalam pentil juga bisa terkena dampak negatif
reaksi oksidasi.
9. Tak Berbau
Ciri lain dari nitrogen adalah tidak berbau. Jadi ban saat dibuka juga
tidak berbau. Sedangkan ban yang menggunakan oksigen akan memiliki
kondisi dalam ban lembab/basah. Sehingga saat angin dari dalam keluar
makan akan tercium bau busuk.
10. Akurasi
Bagi mobil yang menggunakan
TMPS (
Tire Pressure Monitoring Sensor)
atau pentil bersensor dan dapat terhubung dengan sebuah monitor di
dashboard. Dengan alat ini dapat mengindikasikan tekanan angin pada ban
kalau berkurang. Angka tekanan angin akan lebih akurat jika menggunakan
nitrogen. Sebab nitrogen tidak berfluktuasi.
Sumber:
otosia.com